Patuhi Perintah Keamanan Nasional AS, Anthropic Blokir Fable 5 dan Mythos 5

intutekno

Administrator
Staff member
Patuhi Perintah Keamanan Nasional AS, Anthropic Blokir Akses ke Dua Model AI Andalannya

Menyesal saya tidak sempat mencobanya.

Anthropic Blokir Fable 5 dan Mythos 5

San Francisco — Perusahaan AI terkemuka, Anthropic, mengumumkan pada hari Jumat bahwa mereka telah menangguhkan akses ke dua model AI kuat milik mereka, Fable 5 dan Mythos 5. Langkah drastis ini diambil demi mematuhi perintah mendadak terkait keamanan nasional dari pemerintah Amerika Serikat.

Hanya berselang tiga hari setelah Fable 5 resmi diluncurkan ke publik, Anthropic lewat unggahan di blog resminya menyatakan telah menerima arahan dari pemerintah. Arahan tersebut melarang seluruh warga negara asing—termasuk karyawan asing yang bekerja di Anthropic sendiri—untuk mengakses Fable 5 dan Mythos 5 demi alasan stabilitas keamanan.

"Dampak langsung dari perintah ini adalah kami harus menonaktifkan Fable 5 dan Mythos 5 secara mendadak bagi seluruh pelanggan kami demi memastikan kepatuhan hukum," tulis Anthropic.

Kekhawatiran Soal Celah​


Menurut laporan dari Axios, surat perintah tersebut datang langsung dari Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Departemen Perdagangan AS belum memberikan respons saat dimintai keterangan.

Anthropic menjelaskan bahwa surat tersebut tidak merinci secara spesifik apa yang menjadi poin kekhawatiran pemerintah. Meski begitu, pihak perusahaan meyakini bahwa pemerintah mendeteksi adanya metode bypass atau "jailbreaking" pada model Fable 5, yang dikhawatirkan dapat disalahgunakan untuk membantu aktivitas peretasan (hacking).
  • Fable 5: Baru dirilis hari Selasa lalu, sebenarnya merupakan versi "aman" (memiliki pembatasan ketat) dari Mythos 5.
  • Mythos 5: Model AI paling mutakhir yang sengaja ditahan dari publik karena kemampuan siber tingkat tingginya. Model ini dinilai punya kemampuan tanpa tanding dalam mengidentifikasi celah keamanan perangkat lunak (software vulnerability) yang bisa dieksploitasi peretas. Sejauh ini, Mythos 5 hanya dirilis terbatas untuk perusahaan-perusahaan terpilih.

Uni Eropa Merespons: Dorong Kedaulatan Teknologi​


Penarikan mendadak ini langsung memicu reaksi dari Uni Eropa (UE), yang baru saja mendapatkan akses ke Mythos awal Juni ini setelah negosiasi berminggu-minggu. Pihak UE menilai kejadian ini semakin mempertegas pentingnya "kedaulatan teknologi" bagi Eropa agar tidak ketergantungan.

"Kami mencatat pernyataan dari Anthropic dan sedang melakukan evaluasi," ujar Thomas Regnier, juru bicara Komisi Eropa. Kebetulan, bulan ini UE baru saja meluncurkan langkah-langkah strategis untuk memangkas ketergantungan blok 27 negara tersebut pada teknologi utama (termasuk AI) dari Amerika dan Asia.

Pembelaan dari Pihak Anthropic​


Anthropic sendiri mengaku sudah memeriksa potensi metode jailbreaking yang menjadi pusat spekulasi pemerintah. Hasilnya, mereka tidak percaya bahwa Fable 5 memberikan kemampuan peretasan yang lebih berbahaya dibanding model AI lain yang sudah beredar bebas di publik saat ini.

Tim penguji keamanan Anthropic pun menegaskan tidak menemukan adanya "universal jailbreak" atau celah total yang bisa menembus sistem pertahanan AI mereka untuk membantu hacker.

"Kami tidak setuju jika temuan celah jailbreak yang sangat sempit dan spesifik ini dijadikan alasan untuk menarik model komersial yang sudah digunakan oleh ratusan juta orang," protes Anthropic.

"Jika standar ketat ini diterapkan ke seluruh industri, kami rasa hal ini akan menghentikan peluncuran semua model AI baru dari seluruh penyedia teknologi AI garis depan."

Ketegangan ini memperpanjang perselisihan hukum antara Anthropic dengan pemerintahan Donald Trump. Sebelumnya, Anthropic secara tegas menolak teknologinya digunakan untuk pengawasan massal (mass surveillance) dan senjata otonom, yang berujung pada pemutusan kontrak kerja sama oleh Pentagon.
 
Last edited:
Back
Top